MAKALE, UJUNGJARI.COM — Pendaratan perdana pesawat kalibrasi Hawker 900 XP milik Direktorat Jenderal Perhubungan Udara Kementerian Perhubungan, Rabu (12/8) di Toraja Air Port, Mengkendek sukses sekitar pukul 10.35 Wita.
Pilot Wahyudi bersama 6 kru tim tehnis Kemenhub dalam pesawat, disambut Wakil Bupati Victor Datuan Batara (VDB), Ketua Bapemperda DPRD Tana Toraja DR Kristian H P.Lambe, bersama Plt Ka Bandara Pongtiku Rantetayo Petrus, dan Kadis Perhubungan Armi Lenggo.
ADVERTISEMENT

SCROLL TO RESUME CONTENT
Sejumlah aparat keamana dari Polres Tana Toraja melakukan pengamanan ketat, dipimpin Kasat Sabhara Akp Suleman, Kasat Intel AKP Slamet Hariyanto, dan Kapolsek Mengkendek Iptu Yohanis.M.
Pilot Wahyudi, sebelumnya telah memantau kelengkapan bandara dengan terbang rendah menggunakan pesawat Howker. Ia menjelaskan sisi runway sudah bagus dan aman untuk penerbangan ATR 72, sebab panjang runway sangat memungkinkan.
“Keamanan penerbangan prioritas utama, sebab di daerah ketinggian ada jam tertentu melakukan pendaratan, dan semua peralatan harus berfungsi baik sesuai standar penerbangan,” pungkasnya.
Ditambahkan Kristian Lambe, setelah Toraja Air Port sudah beroperasi, air line yang memiliki pesawat ATR seperti Garuda, dan Lion Air, DPRD Tana Toraja segera koordinasi ke Pemda soal subsidi.
Wabup Victor Datuan Batara menuturkan bahwa, sejarah baru uji coba Toraja Air Port berjalan lancar, bukti keseriusan pemerintah melakukan pembangunan dimana bandar udara perpendek jarak perluas jangkauan untuk Tana Toraja lebih baik.
Meskipun pendaratan perdana mengalami penundaan dua kali, namun hari ini uji coba sudah terlaksana sesuai rencana dari Kementrian Perhubungan.
Toraja Air Por akan diresmikan Presiden Jokowi Agustus tahun ini, sekaligus kado HUT Tana Toraja, dan Hari Jadi Toraja, pungkas Victor. (agus)

