TAKALAR, UJUNGKARI-Meski kedatangan Kejati SulSel, Firdaus Dewilmar, SH terkesan mendadak, namun kedatangan Kejati SulSel cukup membawa angin segar bagi pelaku usaha yang ada didaerah ini
Dalam rangka percepatan Pemulihan ekonomi Nasional (PEN) ditengah pandemi Covid-19 serta pembangunan proyek Mamminasata
Kejati Sulsel Firdaus Dewilmar, SH melakukan kunjungan kerja ke Kabupaten Takalar.
ADVERTISEMENT

SCROLL TO RESUME CONTENT
Kedatangan Kejati bersama rombongan diterima Bupati Takalar H Syamsari Kitta, Wakil Bupati Takalar H. Achmad Se’re beserta Sekretaris daerah kabupaten Takalar, Drs H Arsyad Taba.
Kejati SulSel, Firdaus Dewilmar, SH., M.Hum menyampaikan bahwa untuk pengembangan UMKM Kejaksaan Tinggi Sulsel siap membantu pelaku UMKM Takalar untuk membuka akses ke Lembaga Pengelola Dana Bergulir. Apalagi telah menjalin MoU dengan Kejati Sulsel.
“Nanti kita bantu untuk mendapatkan bantuan dari Lembaga Pengelola Dana Bergulir Koperasi Usaha Mikro Kecil dan Menengah (LPDB KUMKM). Kita telah menjalin kerja sama dengan untuk pemulihan ekonomi nasional (PEN),” Jelas Dr. Firdaus Dewilmar.
Lebih lanjut Kajati Sulsel juga mengingatkan agar pengukuran untuk batas tanah masyarakat secepatnya dilakukan sehingga tidak lagi menimbulkan keresahan ataupun gejolak di tengah masyarakat.
Ini penting, mengingat akan dilakukan revitalisasi asset PTPN serta pembangunan kawasan Mamminasata, dimana kabupaten Takalar termasuk dalam kawasan tersebut.
“Jadi pengukuran berjalan, permintaan berjalan, masyarakat juga tidak resah dengan adanya penataan aset PTPN,” Kata Kejati SulSel, baru baru ini.
Bupati Takalar H Syamsari Kitta dalam kesempatan terbut, menyampaikan bahwa lahan-lahan yang sebelumnya tidak produktif akan dimanfaatkan kembali menjadi lahan yang produktif.
” Kita berharap masyarakat segera merasakan manfaatnya yang dibarengi dengan berbagai program pemberdayaan masyarakat seperti pembuatan sertifikat tanah secara gratis,” Tandas H Syamsari Kitta.(Ari Irawan)

