MAKALE, UJUNGJARI.COM — Ketua DPRD Tana Toraja Welem Sambolangi, bersama sejumlah anggota dewan Tanah Toraja lainnya, melakukan reses di dapil IV, Senin (5/4/2021).
Mereka reses di Pata’padang, lokasi pembangunan jembatan permanen senilai Rp1 miliar tahun anggaran 2021.
ADVERTISEMENT

SCROLL TO RESUME CONTENT
Pengerjaan jembatan diatas sungai Masanda sepanjang kurang lebih 30 meter itu, tidak ditenderkan. Sebab merupakan karya bakti TNI bersama masyarakat.
Jembatan Pata’padang nantinya menghubungkan Lembang Ratte, kecamatan Masanda dengan Kelurahan Tabang Barat, kabupaten Mamasa.
Turut hadir dalam reses tersebut, Camat Masanda Y. B. Londong, Dandim 1414 Tator Letkol CZI Zaenal Arifin, dan anggota dewan Dapil IV, yakni Semuel Pali Tandirerung, Yakobus Tonglolangi, Kristian Talebong, dan Yunus Retu Tangdililing, serta anggota DPRD Mamasa Philipus Palipangan, dari Fraksi Demokrat.
Anggota dewan Kabupaten Mamasa Philipus Palipangan, yang juga tokoh masyarakat setempat merespon dan mengapresiasi pembangunan jembatan di wilayah perbatasan dengan harapan menjadi transportasi alternatif lalulintas ke sentra produksi pertanian.
Welem Sambolangi pada kesempatan itu menjelaskan, setelah pembangunan jembatan Pata’padang dimulai tidak boleh ada masyarakat keberatan terkait persoalan tanah. Jembatan ini pula dibangun di kecamatan Masanda tahun 2021 ini, juga irigasi Lamando anggarannya Rp1,5 miliar.
Demikian pula proyek jalan Lotta-Tadungkun senilai Rp 2 miliar, maupun tower Telkomsel. Dan tak kalah menarik Sese’salu tahun ini juga keluar dari kawasan hutan setelah mendapat persetujuan Kementrian.
Ditambahkan Dandim Zaenal Arifin, meskipun pengerjaan jembatan Pata’padang karya bakti TNI bersama masyarakat, perlu dukungan semua komponen sehingga pembangunan bisa berjalan lancar dan selesai tepat waktu, meskipun cuaca hujan sering menjadi kendala. (agus)

