TAKALAR, UJUNGJARI-Dinas Kesehatan Kabupaten Takalar kembali mendapat sorotan dari kalangan tenaga kesehatan (nakes).

Bagaimana tidak, sejumlah tenaga kesehatan yang ditempatkan di sejumlah Puskesmas terpaksa harus meradang lantaran honornya yang bersumber dari anggaran penanganan covid – 19 belum terbayarkan sejak Januari hingga Juni 2021 ini.

ADVERTISEMENT

SCROLL TO RESUME CONTENT

” Kami tidak bisa berbuat apa untuk meminta honor kami dibayarkan, padahal sejak bulan Januari hingga saat ini kami belum pernah menikmati uang honor,” Keluh beberpa Nakes puskesmas yang minta identitasnya dirahasiakan, Kamis (17/6)2021)

Selain honor nakes yang tak kunjung terbayar, para pahlawan kesehatan ini juga mengeluhkan pembagian honor yang tak adil dilakukan oleh kepala dinas kesehatan Takalar.

“Kami juga mendengar info bahwa pembagiannya honor covid 19 nanti tidak adil, nakes puskesmas yang masuk tim vaksin akan menerima honor Rp 1, 5 perbulan, sedangkan honor pegawai dinkes akan diberikan sebesar Rp 3, 5 Juta perorang,” Ungkap Nakes lainnya.

Terpisah, Kadis Kesehatan Kabupaten Takalar, dr Rahmawati, M. kes saat dikonfirmasi membenarkan belum adanya pembayaran honor para nakes yang masuk kategori tim covid – 19.

” Iya memang belum dibayarkan, karena dananya belum cair. Kabupaten lain juga di Sulsel belum ada yang cair,
coba kita cari info juga di Kabupaten lain,” Tandas dr Rahmawati singkat. (Ari Irawan).