SIDRAP, UJUNGJARI.COM — Komunitas pecinta tanaman hias tak hanya digemari kaum hawa. Rupanya, tanaman hias juga sangat digemari oleh kaum Adam.

Seperti tanaman jenis ini rupanya sangat disukai setiap orang karena selain indah menghiasi halaman rumah juga mengundang kepuasan tersendiri jika tanaman itu tumbuh mekar karena nyaman dan indah.

ADVERTISEMENT

SCROLL TO RESUME CONTENT

Tak heran, beragam cara dilakukan banyak orang untuk menghias halaman rumahnya agar tampak cantik dan asri.

Salah satunya paling banyak dijumpai dihalaman rumah yakni tanaman hias jenis Bongsai.

Selain terlihat hijau dan asri, banyaknya tanaman hias di halaman rumah juga berpengaruh terhadap kondisi kejiwaan pemiliknya.

Semakin banyak tanaman yang tumbuh, semakin baik pula untuk kesehatan jasmani maupun rohani.

Oleh karena itu, meskipun hanya memiliki bentuk rumah sederhana, namun tidak ada salahnya untuk menanam beragam tanaman agar terlihat cantik dan nampak asri.

Seperti yang kini tengah dilestarikan di Kabupaten Sidrap. Tanaman Bongsai dan kini diperlombakan.

Sedikitnya, panitia mencatat ada 703 jenis Bongsai tengah dipersiapkan berlomba di halaman eks kantor Bupati Sidrap.

Rencananya, Bupati Sidrap H.Dollah Mando akan membuka secara resmi, Selasa (15/02/2022) besok, pada pukul 14.00 Wita.

Ketua Perhimpunan Penggemar Bongsai Indonesia (PPBI) Cabang Sidrap H.Zulkifli Zain membenarkan kesiapan Bupati Sidrap akan membuka langsung pameran Bongsai.

Adapun peserta, disebutkan dari berbagai daerah luar dan dalam Sulsel, seperti Palu Sulteng, Sulawesi Barat, dan Provinsi Bali.

Termasuk, ada peserta dari seluruh Kabupaten/Kota di Sulsel turut hadir.

Hal itu diungkapkan setelah masa pendaftaran resmi ditutup tadi siang oleh panitia, Senin (14/02/2022).

“Ada 703 jenis Bongsai ikut dilombakan, mulai jutaan hingga puluhan juta harga Bongsai ikut Penjurian mulai tadi siang,” ungkap H.Zulkifli Zain.

Anggota Legislator Sulsel asal Partai Golkar ini menambah, pameran dan lomba Bongsai ini merupakan agenda rutin yang dilaksanakan setiap tahunnya di Kabupaten Sidrap.

Tujuannya, untuk melestarikan dan membudidayakan karena ada nilai ekonomi harga yang menggiurkan didalamnya.

Sejak dahulu, tanaman hias ini memiliki nilai jual yang sangat tinggi, yakni berkisar antara Rp4 juta–Rp50 juta, tergantung jenis dan ukurannya.

Prinsipnya, kata H.Pilli sapaan akrab mantan Ketua DPRD Sidrap dua periode ini yakni “Merangkul untuk Kemajuan PPBI Sidrap”, dan juga bertujuan pameran ini dilakukan untuk saling bersilaturahmi Komunitas Pencinta Bonsai dan begitupun sebaliknya.

“Ini juga dilakukan sebagai momentum Hari Jadi Sidrap Ke- 678 tahun 2022 dengan Tema Ekonomi Bangkit, Sidrap Kuat. Artinya, kita harus bersatu dan bergerak bersama menggeliatkan
ekonomi masyarakat, sehingga ppbi sidrap harus mengambil peran penting di dalamnya,”ungkap H. Zulkifli Zain yang juga Ketua DPD 2 Golkar Sidrap ini.

Oleh karena itu, agenda tahunan inipula merupakan momentum Terindah PPBI Sidrap karena proses panjang yang telah
dilalui sehingga Bonsai semakin diminati dan telah mendorong bangkitnya ekonomi kreatif
melalui seni Bonsai.

Sehingga apa yang dilakukan PPBI Sidrap, kata dia, sebagai bukti mewujudkan pameran dan konteks Bonsai berskala Nasional terbesar di Sulsel dengan jumlah pohon lebih 700 Bongsai ikut berlomba.

“Kami meyakini, bahwa tujuan utama setiap pelaksanaan pameran dan konteks Bonsai nasional bukan untuk mencari Bonsai siapa yang Terbaik.

“Indah bukan tentang bendera merah, Hijau, Best ten atau Best Ten Show, tetapi lebih dari itu persaudaraan dan persahabatan harus lebih diutamakan, sehingga Seni bonsai semakin dijiwai dan digandrunginya masyarakat,”lontar H.Zulkifli Zain.

Rencananya, selain Bupati Sidrap hadir, juga unsur Forkopimda Kabupaten Sidrap, Rektor san Civitas Akademi Universitas Ichsan Sidrap serta Ketua PPBI Provinsi Sulsel, Sulbar dan Bali. (Wan)