GOWA, UJUNGJARI.COM — Bunda Literasi Kecamatan Bontomarannu, Kabupaten Gowa Ferica Nusantara Syafaat mengatakan, sebagai Bunda Literasi dirinya kini punya tanggung jawab besar meningkatkan dan menggencarkan literasi di wilayah kecamatan hingga ke kelurahan dan desa-desa.

Dikatakan Ferica, tugas sebagai Bunda Literasi secara otomatis akan menggalakkan minat baca bagi anak-anak terutama yang di Posyandu.

ADVERTISEMENT

SCROLL TO RESUME CONTENT

Sesuai planning atau rancangnya, semua Posyandu di Bontomarannu akan dilengkapi pojok baca. Alasannya simple.

“Jika Posyandu ada pojok bacanya, maka bisa membuat ibu-ibu ada selingan pengisi waktu saat lagi menunggu antrean bayinya diperiksa atau ditimbang. Ibu-ibu ini bisa menggunakan waktunya membacakan dongeng dari pojok baca yang ada, ” kata Ferica.

Sebagai upayanya meningkatkan literasi di wilayahnya, maka Ferica pun berupaya mencari donasi buku untuk bahan pojok baca.

“Untuk sementara ini kami sudah mengusahakan bantuan namun baru untuk tiga desa terutama Desa Romangloe, Sokkolia, Bontomanai berupa bantuan buku. Buku-buku ini dibagi. Yang setengahnya disimpan di pojok baca di kelurahan dan desa. Dan separuhnya lagi kita simpan di Posyandu, ” kata istri Camat Bontomarannu Muh Syafaat Surya Atmaja ini.

Ferica yang juga KetuaTP PKK Bontomarannu menambahkan, dirinya tentu akan menggalakkan kembali minat baca masyarakat yang selama ini sangat kurang.

“Insya allah kita akan galakkan kembali belajar membaca di kalangan ibu-ibu rumah tangga baik yang sudah bisa, bagi yang belum lancar dan juga yang belum tahu membaca sama sekali. Kitakan dituntut untuk memberikan ruang belajar atau meningkatkan minat baca. Semua itu tujuannya agar masyarakat baik ibu-ibu atau bapak-bapaknya bisa dibangkitkan kembali minat bacanya. Demikian juga anak-anaknya, mereka kita biasakan suka membaca baik bahan pelajaran maupun bahan cerita atau fiksi sehingga anak-anak kita tidak lagi fokus pada gadgetnya, ” kata Ferica.

Upaya Bunda Literasi Bontomarannu inipun diapresiasi Camat Bontomarannu Muh Syafaat Surya Atmaja.

Syafaat mengatakan, selaku pemerintah tentunya pihaknya sangat menyambut baik karena ini program literasi dan ini merupakan gerakan nasional juga. Kehadiran Bunda Literasi inipun sebagai inspirasi atau inspirator bagi masyarakat yang ada di sekolah, luar sekolah hingga masyarakat secara umum.

“Bunda Literasi ini menjadi role model untuk meningkatkan literasi masyarakat kita. Jadi dimulai dari pemerintah itu sendiri yaa Ibu Camat ini sebagai Bunda Literasi. Pemerintah harus mampu untuk bisa bekerja sama dan menjadi pioner di wilayah sendiri, ” sebut Camat Bontomarannu saat ditemui pada Senin (26/5) siang di area Festival Literasi yang digelar tiga hari oleh Dinas Perpustakaan dan Kearsipan Kabupaten Gowa.

Syafaat pun menambahkan, masyarakat yang ada di kecamatan harus mampu memperlihatkan pengetahuan literasinya. Menurut dia, Bunda Literasi adalah sebagai role model untuk meningkatkan literasi masyarakat.

“Jadi mulai dari pemerintah itu sendiri. Harus jadi role model, ” tambah Syafaat. –