MAKASSAR, UJUNGJARI.COM — Panitia Seleksi Anggota Dewan Pengawas, Komisaris, dan Direksi Badan Usaha Milik Daerah (BUMD) Kota Makassar mengumumkan hasil Uji Kelayakan dan Kepatutan (UKK).
Ketua Panitia Seleksi (Pansel) Lelang Perusda, Zainal Ibrahim mengatakan sebanyak 33 peserta dinyatakan lolos untuk melaju ke tahap wawancara akhir bersama Wali Kota Makassar.
ADVERTISEMENT

SCROLL TO RESUME CONTENT
Dalam pengumuman bernomor 005/049/PANSEL/IX/2025, menyebutkan nama-nama yang lulus adalah calon direksi dari lima BUMD strategis.
Diantaranya Perumda Air Minum, Perumda Parkir, Perumda Pasar Makassar Raya, Perumda Terminal Makassar Raya, serta PT Bank Perkreditan Rakyat (BPR) Kota Makassar.
Dari Perumda Air Minum, tujuh nama tercatat berhasil lolos seleksi, di antaranya Afdalyana Rachman, Andi Januar Jaury Dharwis, Dr. Hamzah Ahmad, hingga Salahuddin Kasim.
Sementara di Perumda Parkir, nama dinyatakan memenuhi syarat, termasuk Adi Rasyid Ali, Andi Ryan Adriyanto, Christopher Aviary, dan Syafri Hafid.
Adapun Perumda Pasar Makassar Raya diantaranya Aimansyah, Ali Gauli Arief,Irfan Darmawan, Rusli Patara.
Di Perumda Terminal Makassar Raya, Elber Makbul Amin, Hj. Lisdayanty Sabri, M. Syachrul Maulana.
Sementara itu, tiga nama berhasil melangkah dari PT BPR Kota Makassar, yakni Rafika Rijal, Rike Handrivany Burhanuddin.
“Mereka akan bersaing memperebutkan kursi direksi,” ungkap Zainal.
Dia menegaskan, seluruh peserta yang lolos wajib mengikuti tahapan wawancara akhir bersama Wali Kota Makassar selaku Kuasa Pemegang Mandat.
Wawancara dijadwalkan berlangsung pada Rabu, 10 September 2025, pukul 12.00 WITA di ruang kerja Wali Kota lantai 2 Balai Kota Makassar.
Para peserta diwajibkan hadir tepat waktu dengan mengenakan pakaian batik, serta membawa dokumen asli yang sebelumnya telah diunggah dalam sistem pendaftaran.
Zainal Ibrahim menambahkan, keputusan panitia seleksi bersifat mutlak dan tidak dapat diganggu gugat.
“Hasil yang ditetapkan ini sudah melalui tahapan panjang dan objektif, sehingga tidak bisa dipersoalkan,” ujarnya.
Seleksi pengisian jabatan di tubuh BUMD Makassar ini diharapkan mampu menghadirkan figur-figur kompeten yang bisa membawa perusahaan daerah lebih profesional, sehat secara keuangan, dan memberikan kontribusi nyata bagi Pendapatan Asli Daerah (PAD).
Tahapan wawancara akhir oleh Wali Kota akan menjadi penentu siapa saja yang akhirnya terpilih menduduki jabatan strategis di lima BUMD tersebut. (rhm)


