MAKASSAR, UJUNGJARI.COM — Wali Kota Makassar, Munafri Arifuddin, menegaskan bahwa pembangunan kota tidak dapat berjalan optimal jika hanya mengandalkan peran pemerintah.

Hal tersebut disampaikannya saat menghadiri Rapat Pimpinan Daerah (Rapimda) dan Rapat Pleno Pertama Pemuda Muhammadiyah Kota Makassar yang mengusung tema “Rekonstruksi Kepemimpinan Pemuda Negarawan Pemuda Muhammadiyah Makassar”.

ADVERTISEMENT

SCROLL TO RESUME CONTENT

Dalam sambutannya, Munafri menekankan pentingnya keterlibatan aktif generasi muda dalam proses pembangunan.

Menurutnya, anak muda harus berani mengambil peran strategis, berpikir solutif, serta terlibat langsung di tengah masyarakat agar pembangunan yang dijalankan benar-benar memberikan dampak nyata.

“Pembangunan kota tidak bisa hanya dijalankan oleh pemerintah. Anak muda harus hadir, berani mengambil peran, dan terlibat langsung dalam menjawab persoalan yang ada. Kolaborasi antara pemerintah dan pemuda menjadi kunci,” tegas Munafri.

Ia juga mendorong Pemuda Muhammadiyah Kota Makassar untuk terus mengedepankan model kepemimpinan yang berorientasi pada pengabdian dan kebermanfaatan sosial.

Menurutnya, kepemimpinan pemuda harus mampu hadir sebagai solusi atas berbagai persoalan sosial yang dihadapi masyarakat.

“Melalui tema ini, saya berharap Pemuda Muhammadiyah terus melahirkan pemimpin-pemimpin muda yang negarawan, yang tidak hanya berpikir tentang organisasi, tetapi juga memberi kontribusi nyata bagi masyarakat dan kota Makassar,” ujarnya.

Munafri menambahkan, energi, kreativitas, dan gagasan segar dari generasi muda sangat dibutuhkan untuk mendorong Makassar tumbuh sebagai kota yang inklusif dan berkelanjutan.

Pemerintah Kota Makassar, kata dia, terbuka untuk berkolaborasi dengan berbagai elemen kepemudaan dalam mewujudkan pembangunan yang partisipatif dan berkeadilan. (**)