GOWA, UJUNGJARI.COM — Kurun beberapa bulan terakhir di tahun kedua kepemimpinannya, hubungan Bupati dan Wakil Bupati Gowa mulai digoyang. Dua pemimpin pemenang Pilkada 2024 ini diberondong isu perpecahan. Bahkan semakin hari serangan kepada kedua politisi ini semakin pedas.
Berbagai isu menggoyang hubungan kedua pemimpin Gowa ini. Bahkan diviralkan di medsos. Bupati Gowa diserang bertubi-tubi dengan isu ‘perselingkuhan’ dan hal lain terkait kinerja, menyusul Wakil Bupati Gowa juga ikut diserang dengan isu utang piutang miliaran rupiah.
ADVERTISEMENT

SCROLL TO RESUME CONTENT
Karena berbagai masalah dicuatkan di medsos, membuat masyarakat Gowa jadi ketar ketir menyoalnya. Ada yang percaya ada yang tak percaya. Bahkan ada yang menilai bahwa mengemukanya serangan demi serangan di medsos hanya merupakan trik untuk menaikkan popularitas kedua pemimpinan Kabupaten Gowa ini. Berbagai asumsi pun mengalir bebas di tengah masyarakat.
Netizen di medsos ikut meramaikan. Ada yang mendesak Bupati Gowa untuk mengambil jalur hukum, ada juga yang berasumsi dan mengklaim benar, ada juga yang malah prihatin kenapa pemimpin daerah dirusak citranya tanpa jelas kebenarannya.
Sejumlah kalangan pun angkat suara mengajak masyarakat untuk arif dan bijak menggunakan media sosial. Seperti dikatakan Ketua FKPPI Gowa Irianto Razak.
Kepada media ini Irianto menegaskan agar masyarakat tidak mudah terprovokasi oleh situasi yang tidak jelas. Irianto hadir menyikapi beberala unggahan dan tulisan lewat media online dan media sosial lainnya.
Ketua organisasi putra putri purnawirawan TNI-Polri ini meminta seluruh lapisan masyarakat untuk tidak mudah terpancing dengan isu yang mengemuka yang digulirkan oknum-oknum tidak bertanggung jawab.
“Saya atas nama Ketua FKPPI Gowa meminta dan mengajak seluruh lapisan masyarakat khususnya pemuda pemudi agar tetap tenang menyikapi situasi saat ini. Juga meminta masyarakat untuk bijak menggunakan media sosial. Mari kita jaga butta (tanah, red) Gowa ini dengan hati yang damai dengan menciptakan kondusifitas agar kita semua tidak terpecah belah. Mari jaga Gowa dari tangan-tangan yang ingin merusaknya, ” kata Irianto.
Sebelumnya, Bupati Gowa Husniah Talenrang juga telah menyampaikan ajakan menjaga Gowa dari lemparan isu yang bisa memecah belah persatuan saat menghadiri Halal Bihalal Dewan Masjid Indonesia (DMI) Kabupaten Gowa yang dihelat di Masjid Besar Bontonompo pada Sabtu (28/3) lalu.
Pada kesempatan tersebut, Bupati Gowa mengimbau masyarakat agar tidak mudah terpengaruh oleh berbagai isu, berbagai kabar maupun cerita yang beredar sebelum mengetahui kebenarannya.
“Jangan mudah percaya sebelum jelas kebenarannya dan jangan mudah terpancing emosi sebelum mengetahui fakta yang sebenarnya. Dengan hati yang tenang, insya Allah kita dapat melihat segala sesuatu dengan lebih jernih,” ucap bijak Husniah.
Bupati Husniah bahkan terus memastikan Pemerintah Kabupaten Gowa akan tetap memberikan pelayanan terbaik kepada masyarakat dengan penuh tanggung jawab.
Di sisi lain, Wakil Bupati Gowa Darmawangsyah Muin yang juga kena serangan pedas dari berbagai arah terkait kasus utang piutang bernilai miliaran rupiah dengan salah satu pengusaha konstruksi Maluku Utara (Malut) memilih tenang dan menyerahkan sepenuhnya kepada kuasa hukumnya yakni Khaeril Jalil.
Kuasa hukum DM yakni Khaeril Jalil kepada media ini pada Sabtu (28/3) malam mengatakan kliennya tidak pernah menerima Somasi dari seorang pengusaha konstruksi bernama OA ataupun melalui kuasanya.
“Jadi jika dikatakan pak DM telah disomasi tiga kali oleh pihak Ong, itu tidak benar. Pak DM tidak pernah ada hubungan hukum dengan saudara Ong apalagi punya utang piutang yang tentunya hal ini sangat merugikan nama baik klien kami. Klien kami tidak pernah ketemu, apalagi melakukan komunikasi dengan yang bersangkutan baik itu hubungan hukum, hubungan bisnis, kerjasama atau apapun itu bentuknya sehingga klien kami tidak pernah memiliki utang dengannya,” tandas lawyer asal Gowa ini.
Bahkan karena dituding punya utang piutang dan menilai kliennya tersudut karena fitnah dan pencemaran nama baik sehingga Khaeril Jalil malah siap menempuh jalur hukum demi mengembalikan citra Wakil Bupati Gowa Darmawangsyah Muin.
“Kami juga tidak akan tinggal diam karena tuduhan ini sangat tidak berdasar dan sudah mengarah ke perbuatan fitnah dan pencemaran nama baik maka tentunya kami juga akan bersiap menempuh upaya hukum,” tandas Khaeril. –


Komentar 1
CARA Pembatalan Pinjamam AKUN aplikasi (Shopee pinjam) dan menutup data hubungi layanan di wa((+62823•7236••6787)) via chat lalu siapkan data yang diminta seperti …