GOWA, UJUNGJARI.COM — New normal (pola hidup baru) yang kini mulai diterapkan sejumlah pemerintah provinsi, kabupaten, kota menjadi trend baru yang mesti dijalankan masyarakat dalam mengatasi pandemi covid-19 yang belum jelas kapan berakhirnya.
Bagi jajaran Pemkab Gowa Gowa, pola hidup baru ini lebih tepat disebut sebagai tradisi baru. Dan istilah tradisi baru inilah akan mulai dilakukan pemerintah di Kabupaten Gowa.
ADVERTISEMENT

SCROLL TO RESUME CONTENT
Seperti dikatakan Bupati Gowa Adnan Purichta Ichsan bahwa tradisi baru ini akan menjadi pemusnah penyebaran covid-19 jika masyarakat disiplin menjalankannya.
Tradisi bari pada kehidupan masyarakat di tengah pandemi ini memang patut diikuti dengan disiplin tinggi. Pakai masker, rutin cuci tangan dan tidak mendatangi tempat ramai serta tidak berkumpul termasuk rutin melakukan penyemprotan disinfektan salah tradisi baru yang harus dijalani masyarakat di Gowa saat ini.
” Aktivitas perkantoran di lingkup Pemerintah Kabupaten Gowa akan kembali normal dijalankan pada Jumat 5 Juni 2020 lusa. Karena itu pada tatanan beraktivitas secara normal ini seperti hari-hari biasa disaat berkantor dulu sebelum covid-19 ada tetap dijalankan namun dibarengi sebuah tradisi baru yang selama ini tidak pernah kita lakukan yakni tradisi memakai masker kemana pun bahkan di rumah juga, mencuci tangan setiap memulai kerja dan selesai kerja, menghindari berkumpul banyak orang serta merutinkan menyemprot ruang kerja atau ruang rumah setiap hari dengan disinfektan. Tradisi baru ini memang harus dijalankan dan kita harus beradaptasi agar kita menjadi terbiasa,” jelas Bupati Gowa Adnan Purichta Ichsan saat memimpin rapat koordinasi jajaran Pemkab Gowa melalui telekonferensi di Peace Room A’Kio kantor Bupati Gowa, kemarin.
Pemberlakuan tradisi baru ini kata Adnan berdasarkan surat edaran Menteri Pendayagunaan Aparatur Negara dan Reformasi Birokrasi (MENPAN-RB) Nomor 57/2020 tertanggal 28 Mei 2020 yang mana mengatur perpanjangan bekerja di rumah atau Work From Home (WFH) bagi Aparatur Sipil Negara (ASN) hingga 4 Juni 2020. Disusul pemberlakuan kerja secara normal di kantor bagi seluruh ASN pada Jumat 5 Juni 2020 lusa.
Dengan pemberlakuan kerja secara normal di kantor ini, maka seluruh ASN diwajibkan mematuhi seluruh protokol kesehatan penanganan covid-19.
Bupati Adnan menegaskan, dengan kembalinya seluruh ASN bekerja seperti biasa, maka potensi penyebaran covid-19 dinilai semakin besar. Apalagi saat ini penyebaran covid-19 khususnya di Kabupaten Gowa masih cukup tinggi sehingga, perlu langkah antisipasi untuk mencegah penularan.
” Sebelum masuk area kantor saya imbau ASN wajib memakai masker. Jika tidak maka diminta untuk pulang mengambil masker. Tidak diperbolehkan masuk kantor sebelum memakai masker,” kata Adnan.
Bahkan Bupati Adnan akan memberikan sanksi tegas bagi ASN yang melanggar. Olehnya sangat diharapkan agar seluruh ASN dapat menumbuhkan kesadaran dan kedisiplinannya masing-masing.
” Kalau sudah dua kali melanggar tidak pakai masker, saya minta ini dikasi sanksi supaya menjadi pembelajaran bagi yang lain. Mendisiplinkan orang harus memang butuh ketegasan,” tegas bupati satu ini.
Selain itu, Adnan juga meminta seluruh kantor pemerintah di Kabupaten Gowa untuk menyiapkan tempat cuci tangan di pintu utama. Ia ingin semua ASN sebelum masuk kantor dan memulai aktivitas agar dalam kondisi bersih.
” Seluruh pimpinan SKPD dan camat agar mengajarkan seluruh pegawai dan stafnya sebelum masuk kantor sudah cuci tangan. Pasang semua tempat cuci tangan di pintu utama dan siapkan hand sanitizer setiap ruangan,” instruksi Adnan.
Begitupun pada tatanan di setiap ruangan, misalnya pada letak meja kantor agar diatur berjarak. Di mana jarak setiap meja minimal 1,5 meter hingga 2 meter. Bahkan Adnan juga meminta agar dilakukan penyemprotan disinfektan setiap selesai berkantor atau tidak ada lagi aktivitas dalam ruangan.
Tradisi baru yang diterapkan para ASN ini kata Bupati Gowa tentunya akan berimbas menjado contoh bagi masyarakat di Gowa.
Menurut Adnan, fokus penyebaran virus corona ada pada orang per orang bukan hanya dalam lingkup perkantoran tapi juga di tengah masyarakat yang tentunya daya interaksi manusianya lebih besar.
” Makanya sebagai kesiapan baru kita menghadapi pandemi ini, maka tradisi baru harus kira jalani bersama dan disiplin demi keselamatan diri kita semua. Silahkan semua melakukan aktivitasnya bekerja, tapi ingat perbaiki imun tubuh kita masing-masing, selain membersihkan diri secara fisik (rajin cuci tangan, penyemprotan disinfektan, pakai masker, tidak berkumpul), maka kuatkan imun tubuh dengan makan makanan bergizi (tidak perlu makanan mahal) dan dilengkapi dengan mengkosumsi vitamin untuk tubuh,” jelas Bupati Gowa.-

