ikut bergabung

Polda Didesak Ambil Alih Kasus Dugaan Korupsi di Dispora Makassar

Hukum

Polda Didesak Ambil Alih Kasus Dugaan Korupsi di Dispora Makassar

MAKASSAR, UJUNGJARI- Aliansi Peduli Anti Korupsi (APAK) mendesak Direktorat Reserse Kriminal Khusus Polda Sulsel mengambil alih penanganan kasus dugaan korupsi pada kegiatan workshop, seminar dan pelatihan pada bidang pengembangan pemuda di Dinas Pemuda dan Olahraga (Dispora) Kota Makassar yang sebelumnya ditangani oleh Unit Tipikor Satreskrim Polrestabes Makassar.

“Kasus ini sudah lama ditangani tapi tidak berjalan. Kita harap Polda mengambil alih kasus ini,” kata Ketua Aliansi Peduli Anti Korupsi (APAK), Mastan, Selasa (30/06/2020).

“Kita harap Polrestabes Makassar tidak menghentikan penyelidikan kasus Dispora Makassar ini. Kasusnya kan sudah lama tapi tak terdengar perkembangannya,” kata salah satu lembaga pegiat anti korupsi, Anti Corruption Committee Sulawesi (ACC Sulawesi) melalui Direkturnya, Kadir Wokanubun.

Ia berharap Kapolrestabes Makassar mengevaluasi kinerja penyidik unit tipikor yang menangani kasus dugaan korupsi di lingkup Dispora Makassar itu.

Dalam penanganan kasus ini, kata dia, penyidik terkesan berdiam diri menunggu hasil pemeriksaan dari pihak Inspektorat Makassar.

“Harusnya proaktif mempertanyakan hasil pemeriksaan Inspektorat jika memang sejak awal serius. Bukan hanya berdiam diri,” terang Kadir.

Diketahui, Unit Tindak Pidana Korupsi (Tipikor) Satuan Reserse Kriminal (Sat Reskrim) Polrestabes Makassar diam-diam menyelidiki dugaan korupsi pada kegiatan workshop, seminar dan pelatihan pada bidang pengembangan pemuda Dinas Pemuda dan Olahraga (Dispora) Kota Makassar.

Kegiatan di lingkup Dispora Makassar tersebut diketahui menggunakan dana yang bersumber dari Anggaran Pendapatan Belanja Daerah (APBD) Kota
Makassar Tahun Anggaran 2018.

Pelaksana Tugas (Plt) Kepala Satuan Reserse Kriminal (Kasat Reskrim) Polrestabes Makassar, AKBP Asep Marsel Suherman kala itu membenarkan adanya penyelidikan terkait dugaan korupsi pada kegiatan di lingkup Dispora Makassar tersebut.

Pada tahun anggaran 2018, Dispora Makassar melaksanakan sejumlah kegiatan diantaranya kegiatan pelatihan dasar bela negara bagi pemuda lorong senilai Rp300 juta, diskusi perubahan pola pikir pemuda anak lorong dalam menyambut Makassar menuju kota dunia senilai Rp200 juta dan pelatihan pengembangan karakter bagi pemuda senilai Rp250 juta.

Kemudian, ada juga kegiatan pelatihan pengembangan potensi minat dan bakat pemuda yang menelan anggaran sebesar Rp250 juta, peningkatan peran serta pemuda dalam pengembangan olahraga senilai Rp500 juta, pelatihan dan diskusi ilmiah tentang berbagai isu kepemudaan Rp500 juta.

Selanjutnya ada kegiatan perkampungan pemuda senilai Rp500 juta, kegiatan sosialisasi pemuda pelopor Makassar Tidak Rantasa (MTR) senilai Rp500 juta, seminar wawasan kebangsaan bagi mahasiswa dan pemuda senilai Rp300 juta, workshop peran serta pelajar dalam bergonanisasi senilai Rp225 juta serta pembinaan pelatihan kepeloporan mahasiswa senilai Rp300 juta. (*)

Komentar Anda

Channel
Comments

Berita lainnya Hukum

Populer Minggu ini

Arsip

To Top