BULUKUMBA, UJUNGJARI–Emirawati, salah seorang Dosen Universitas Muhammadiyah Bulukumba (UMB) akhirnya angkat bicara soal tuduhan orang ketiga yang menyeret namanya.
Wanita paru baya ini bercerita bahwa isu kedekatan dirinya dengan lelaki Firman hanya sebatas relasi dan tak ada hubungan yang spesial.
ADVERTISEMENT

SCROLL TO RESUME CONTENT
Perkenalan mereka bermula pada saat Emirawati hendak membeli kendaraan yang difasilitasi oleh Firman.
Kemudian, kerjasama berlanjut pada pengambilan dana di bank. Dimana dana yang cair tersebut dibagi tiga orang termasuk Firman sehingga setiap bulan harus dihubungi untuk sama sama menutupi angsuran.
“Jadi kecurigaan istrinya pak Firman berawal dari KTP dan buku tabungan saya yang dipegang pak Firman. Nah itu yang dijadikan bukti bahwa ada hubungan diantara kami. Padahal kami hanya sebatas kerabat tidak lebih,” terang Emi sapaannya saat melakukan konfrensi pers di salah satu cafe dalam Kota Bulukumba, Senin, 30 November 2020.
Tak hanya sampai di situ, lantaran terbakar api cemburu, NU, istri Firman beberapa kali mendatangi Rektor UMB di kediamannya untuk meminta agar memberhentikan Emirawati sebagai dosen.
“Pernah ada saya dengar dia tidak puas kalau saya tidak keluar dari kampus UMB makanya istri Firman sering mengadu ke Rektor UMB,” ungkap Emi.
Emi pun tak menampik mengenai isi SMS yang pernah dilontarkan ke NU yang menyampaikan nada kesal lantaran Ia tak mau NU terus menghubungi Handphone milik orang tuanya.
“Saya dan orang tua saya beberapa kali diteror sehingga di situ muncul rasa kesal melalui percakapan SMS.” terangnya.
Sementara saat dikonfirmasi, Firman membantah jika memiliki hubungan dengan Emirawati. Menurutnya, selama ini hubungan antara mereka hanya sebatas kerabat.
“itu tidak benar jika saya dianggap miliki hubungan spesial apalagi dituduh selingkuh dengan ibu Emi. kami hanya sebatas kerabat tidak lebih. Kapan pun saya siap membantu ibu Emi untuk mengklarifikasi apa yang dituduhkan kepadanya. Karena begitu curiganya sehingga mantan istri saya juga sengaja ingin menjatuhkan ibu Emi dengan meminta terhadap rektor UMB agar diberhentikan sebagai dosen,” tutur Firman.
Padahal tidak ada yang bisa membuktikan bahwa saya memiliki hubungan dengan Emirawati. (*)

