MAKASSAR, UJUNGJARI — Jauh dari keluarga selama enam tahun merantau di Makassar, Manager Corporate Communication Telkomsel Area Papua Maluku Sulawesi dan Kalimantan, Rina Dwi Noviani, menemukan cara tersendiri untuk mengisi waktu kosong di sela kesibukannya.
Perempuan asal Garut, Jawa Barat, itu menjadikan bersepeda dengan sepeda lipat Brompton bukan hanya sebagai olahraga, tetapi juga sarana bersosialisasi dan membangun jejaring pertemanan lintas profesi.
ADVERTISEMENT

SCROLL TO RESUME CONTENT
“Awalnya sekadar isi waktu luang saat pandemi COVID-19 tahun 2020, tapi lama-lama sepeda ini jadi hobi yang bikin saya betah di Makassar. Dari sini saya ketemu banyak teman baru, mulai dari perbankan sampai pengusaha. Rasanya seperti punya keluarga kedua,” tutur Rina , Rabu (23/7/2025).
Rina yang kini rutin bersepeda tiga kali seminggu mengaku, aktivitas ini memberinya energi baru sekaligus ruang rekreasi.
Di hari kerja, ia biasanya berkeliling kota. Namun, akhir pekan sering ia gunakan untuk menantang rute jarak jauh, termasuk perjalanan Makassar–Bantimurung sejauh 60 kilometer.
Lebih dari sekadar bersepeda di Sulawesi, Rina juga kerap membawa Brompton kesayangannya ke berbagai kota, mulai dari Jogja hingga Bali
Salah satu pengalaman paling berkesan adalah saat menempuh rute 100 kilometer di Jogja yang melewati hamparan sawah dan jalur menanjak hingga kawasan Borobudur.
“Sepeda lipat seperti Brompton ini praktis. Bisa dilipat dan dibawa ke pesawat. Kalau Garuda biasanya gratis, tapi maskapai lain rata-rata kena biaya tambahan,” ujarnya sambil tersenyum.
Menurut Rina, pesona bersepeda bukan hanya pada kesehatan fisik, tetapi juga suasana kebersamaan.
Ia kerap gowes bersama komunitas Halobrompt Telkomsel dan Bromek, bahkan bersama sang suami jika ada kesempatan. “Ada silaturahminya, ada olahraganya, ada happy-nya. Semua lengkap,” katanya.
Meski tidak mengejar penurunan berat badan, Rina mengaku tubuhnya kini lebih bugar dan tulangnya lebih kuat berkat hobi ini. “Biasanya habis gowes, kami nongkrong dan makan bareng. Jadi ini lebih ke gaya hidup sehat dan rekreasional, bukan diet,” ucap ibu dua anak itu.
Rina berencana melanjutkan hobinya hingga ke level internasional dengan mengikuti event bersepeda di Singapura yang kerap digelar bersama komunitas global.
“Sepeda ini bukan cuma soal olahraga, tapi soal pengalaman, kebersamaan, dan rasa bahagia. Itu yang bikin saya jatuh cinta pada hobi ini,” pungkasnya. (ina maharani)

