RANTEPAO, UJUNGJARI.COM — Paslon Bupati-Wakil Bupati Tana Toraja nomor urut 1 Theodilus Allorerung-Zadrak Tombeq (The-Za), Sabtu (3/10) silaturrahmi ke pengurus Badan Pekerja Sinode (BPS) di Rantepao. Mereka diterima ketua BPS Pendeta Musa Salusu.
Setidaknya ada tiga poin penting harapan The-Za di Pilkada Tana Toraja tahun ini, selain kedepankan konsolidasi ide dan gagasan, juga pilkada bagian dari pendewasaan iman agar insiden pilkada Tana Toraja sebelumnya zona merah tidak terulang dan agama, suku tidak merusak tatanan sosial masyarakat.
ADVERTISEMENT

SCROLL TO RESUME CONTENT
“Kita berharap komunikasi politik dari semua paslon sejuk dan tetap terjaga sehingga situasi Kantibmas daerah tetap aman,” kata Theofilus.
Theo didampingi kandidat wakilnya Zadrak Tombeq, menyebutkan bahwa The-Za komitmen siap Wujudkan Perubahan Tana Toraja Bangkit, Produktif, dan Tangguh Menyongsong Tatanan Hidup Baru.
Diskusi berjalan suasana akrab, membuat beberapa jajaran ketua bidang Ekonomi, Kesehatan, Infrastruktur dan Pendidikan silih berganti memberikan masukan sebagai motifasi program perioritas kelak.
Musa Salusu mengapresiasi kedatangan paslon The-Za, ini bentuk penghargaan dan penghormatan kepada lembaga keumatan.
Pdt. Musa menambahkan, pada pilkada ini, BPS tentu di posisi netral, namun secara pribadi berpulang kepada pribadi, sebab pilkada memilih pemimpin sesuai nurani, bukan pemimpin agama atau gereja, kendati begitu nilai spritualitas, integritas juga sangat menentukan.
Ditambahkan Ketua I BPS Pdt. Alfred Anggui, ia berharap pasangan The- Za, jika kelak dipilih masyarakat tetap bekerja sama BPS untuk mensejahterakan masyarakat.
“Mari kita duduk bersama bersinergi tukar pikiran, bangun ekonomi kerakyatan,” pungkas Pdt. Anggui. (agus)

